Amobilisasi
xilanase dengan matrix zeolit dilakukan melalui metode adsorpsi fisik,
dilakukan untuk meningkatkan stabilitas enzim xilanase, karena xilanase bebas
tidak stabil terhadap lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan waktub
pengocokan dan konsentrasi xilanase optimum. Pada enzim xilanase diisolasi dari
trichoderma viride, yang didapat kemudian dimurnikan dengan metode pengendapan
menggunakan amonium sulfat dengan tingkat kejenuan 40-80%. Untuk menentukan
waktu pengocokan optimun amobilisasi enzim dilakukan pada 0,1 g zeolit dalam
temperatur kamar dan kecepatan pengocokan 100 rpm dengan variasi waktu
pengocokan (1,2,3,4,dan 5) jam, dengan konsentrasi xilanase (2,244; 2,618;
2,992; 3,366; 3,740) mg/mL. Hasil penelitian waktu pengocokan optimum pada 3
jam dan konsentrasi xilanase optimum adalah 3,366 mg/mL dengan aktivitas 25,74
unit.
Kata kunci : Xilanase, Trichoderma
viride, Amobilisasi, Zeolit
PENDAHULUAN
Xilanase
merupakan enzim yang dapat menghidrolisis xilan (hemiselulosa) menjadi xilosa
dan dapat dihasilkan dari sejumlah mikroorganisme golongan jamur dan bakteri.
Salah satu metode amobilisasi yang sederhana yaitu metode absorpsi dengan
menggunakan permukaan padat. Zeolit merupakan material yang memiliki banyak
kegunaan serta ketersediaan zeolit di alam sangat melimpah. Zeolit terlebih
dahulu diaktivasi menggunakan asam, dan berdampak pada kinerja zeolit yaitu
kemampuan absorpsi zeolit akan meningkat sehingga lebih efisien dalam
amobilisasi enzim.
Teknik
amobilisasi enzim yang sering digunakan adalah metode absorpsi fisik karena
merupakan salah satu ,metode amobilisasi enzim yang sederhana dan aktivitas
enzim tetap tinggi dan efektif karena tidak menyebabkan perubahan konfirmasi
enzim.
Penelitian
ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum amobilisasi xilanase dari T.
Viride menggunakan matriks zeolit yang meliputi waktu pengocokan dan
konsentrasi xilanase optimum.
METODE
PENELITIAN
Bahan
dan alat
Bahan
kimia yang digunakan dengan kualitas for microbiology seperti pepton, tepung
agar, xilan, kasein, tepung klobot jagung, dan kentang. Dan bahan kimia yang
memiliki kualitas analisis yaitu asam oleat, dextrosa, asam asetat glasial
(BJ=1,05 g/cm³), CH₃COONa, CaCl₂.2H₂O, KH₂PO₄, (NH₄)₂SO₄, MgSO₄.7H₂O, HCl,
NaKC₄O₆H₄, glukosa anhidrat, Na₂SO₃, kristalin fenol, asam dinitrosalisilat,
dan NaOH.
Alat
yang digunakan yaitu gelas, neraca analitik (Mettler Toledo AL 204), neraca
analitik (Bosch PE 620), laminar air flow, inkubator (Heraeus Type B 5042, pH
meter (Inolab WTW), penangas air (Memmert W 200), autoklav (LS-C35L), shaker
(Edmund Buhler SM 2524B), sentrifuse dingin (Juan MR 1889), pemanas listrik
(Janke-Kunkel), Spectronicgenesys 20 (Thermo Scientific Genesys 20), kuvet,
lemari pendingin, jarum ose, ayakan 100mesh, 150 mesh, pengaduk magnet, oven,
alumunium foil, kapas steril, pH universal, dan kertas saring Whatman no.40.
1.Produksi Xilanase (menguji kadar
protein dan aktivitasnya)
2.Uji kadar protein (memplotkan nilai
serapan pada persamaan regresi kurva baku kasein )
3.Penentuan aktivitas Xilanase
(memplotkan serapan yang diperoleh kedalam persamaan regresi kurva baku gula
pereduksi)
4.Amobilisasi xilanase dengan zeolit
- penentuan waktu pengocokan optimum amobilisasi xilanase
-
penentuan konsentrasi xilanase optimum
HASIL
PENELITIAN
Kesimpulan
Waktu
pengocokan dan konsentrasi xilanase berpengaruh terhadap jumlah xilanase yang
terabsorpsi dan aktivitas xilanase amobil. Kondisi optimum amobilisasi xilanase
dengan matriks zeolit terjadi pada 3 jam dan konsentrasi xilanase 3.366 mg/mL
dengan jumlah xilanase teradsorp sebanyak 15,65mg dan aktivitas xilanase amobil
sebesar 25,74 unit.
Daftar Pustaka
1.Budiman, A., dan Setyawan, 2011,
Pengaruh konsentrasi Substrat, Lama Inkubasi, dan pH dalam Proses Isolasi Enzim
Xylanase dengan Menggunakan Media Jerami Padi, Jurusan Teknik Kimia Fakultas
Teknik Universitas Dipomegoro, Semarang
2.Haltrich, D., B. Nidetzty, K.D.
Kulbe, W. Steiner and S. Zupaneie, 1996, Production of Fungal Xylanase, http://www.psu.ac.th/Presidentoffice, tanggal akses 21 Februari 2014
3.Dan lain-lain